Islam bagi Babi, Monyet, Keledai…
Kirim ke Teman Anda
|
29 April 2008 – 21:02
Dengan peluncuran buku terbaru Islam bagi babi, monyet, keledai dan semua binatang lainnya, pakar Bahasa Arab Hans Jansen mengecam semua ilmuwan Belanda lain. Berbeda dengan para pakar Islam yang tidak pernah benar-benar memperhitungkannya, media massa Belanda tampaknya menganggap orang ini lebih serius. “Jansen tidak mengindahkan kaidah-kaidah ilmiah lagi”.
Sejak dulu, Hans Jansen bersikap sangat kritis terhadap rekan-rekannya. Namun dalam buku terbarunya ini, ia terang-terangan menyerang mereka. “Kebanyakan gurubesar Eropa yang berkaitan dengan kajian Islam, senang bicara dengan kaum Muslimin,” tulisnya. “Dan sering, pembicaraan tersebut sama sekali tidak ada sangkut-pautnya dengan ilmu pengetahuan. Itu betul-betul menyesatkan. Bukan tidak mungkin, di sini ada niat jahat. Tapi, terutama karena kebodohan. Sebagaimana kini sering ada di mana-mana.”
Jengkel
Profesor Martin van Bruinessen, dari Lembaga Kajian Islam Dalam Dunia Modern (ISIM) di Leiden kaget atas keangkuhan Jansen. “Entah, siapa sebenarnya yang dimaksudnya. Tapi, apa yang ia tuduhkan pada rekan-rekan lain itu, sebenarnya lebih tepat ia tujukan pada dirinya sendiri.” Menurut Martin van Bruinessen, justru buku Jansenlah yang tidak ilmiah dan menyesatkan. “Buku ini dengan sengaja berusaha menggambarkan Islam dan kaum Muslimin jauh lebih berbahaya dari data yang bisa dikumpulkan. Jansen tidak bodoh. Karena itu, mengapa ia menulis hal-hal seperti ini?”
Menurut Martin van Bruinessen makin banyak sejawat Hans Jansen yang jengkel terhadapnya. Ia masih ingat, pada tahun 1990an pun, dalam berbagai tulisan, Jansen sudah sering mengejek Islam. Tapi, ketika Belanda, menyusul peristiwa 11 September 2001, dilanda ketakutan atas Islam, gurubesar luar biasa pemikiran Islam moderen pada Universitas Utrecht ini berkembang menjadi bintang media massa. Ia tampil sebagai satu-satunya ilmuwan Belanda yang tanpa basa-basi sopan-santun politik, berani menyampaikan kenyataan pahit tentang Islam. Tulisan-tulisan Jansen menjadi sumber penting bagi politikus anti-Islam Geert Wilders. Pada hari-hari setelah film Wilders diedarkan di internet, Jansen tampil di berbagai acara televisi, untuk menjelaskan film tersebut.
Menyesatkan
Dalam buku Islam bagi babi, monyet, keledai dan semua binatang lainnya, Jansen menguraikan pandangannya mengenai Islam, berdasarkan 250 pertanyaan. Dalam buku ini, Islam tampil sebagai agama berbahaya dan penuh kekerasan. Memang Islam menganjurkan perdamaian, aku Jansen. Tapi, perdamaian tersebut baru mungkin jika semua orang tunduk pada Islam. Sebelum itu tercapai, segala keburukan dan kekufuran harus dihilangkan. Jika perlu, dengan kekerasan. Menurut Jansen, jumlah kaum Muslimin Belanda yang menentang tindakan teror Al Qaida, tidak akan banyak. Jansen yakin, sebagian besar kaum Muslimin tidak menganggap Osama bin Laden sebagai orang gila, tapi sebagai seorang pejuang sejati. Yang benar-benar menjalankan ajaran Islam dalam perjuangan menghadapi orang kafir.”
Menurut sang penulis, judul bukunya mengacu pada istilah yang digunakan oleh Al Qur’an untuk menyebut orang kafir dan Yahudi. “Jika orang mau sedikit berusaha mencari informasi mengenai hal itu, misalnya pada situs internet Al Qur’an dan Alkitab milik Radio Nederland, ” demikian Martin van Bruinessen, “langsung akan tahu bahwa hal itu tidak benar. Dalam hal ini, Al Qur’an menceritakan peristiwa masa lalu, tentang suatu masyarakat yang tidak menjalankan perintah Tuhan. Dan sebagai hukuman, Tuhan mengubah mereka menjadi babi dan monyet”. Martin van Bruinessen menilai, memang begitulah gaya Hans Jansen. “Sejak berhak menyandang gelar gurubesar, tapi terutama setelah pembunuhan sineas Theo van Gogh, ia mengabaikan kaidah-kaidah ilmiah. Ia berubah menjadi tukang debat anti Islam, dan secara sadar dan sengaja, tidak ragu-ragu memberi penjelasan yang menyesatkan”.
Serius di mata media
Dick Douwes, seorang pakar Islam lain, gurubesar di Universitas Rotterdam, mendukung pandangan Martin van Bruinessen. “Jansen mengutip ayat-ayat Al Qur’an untuk menunjukkan bahwa Islam menganjurkan kekerasan pada orang yang tidak beragama. Ia sama sekali tidak memperdulikan kenyataan bahwa sebagian besar kaum Muslimin memahami ayat-ayat tersebut dengan kacamata lain. Hans Jansen tidak bersikap sebagai seorang ilmuwan, tapi seolah-olah sebagai ulama. Layaknya seorang ayatullah, yang merasa hanya dia saja yang mampu memahami kandungan Al Qur’an”.
Namun, jika para ahli Islam Belanda benar-benar tidak sependapat dengan berbagai pernyataan Hans Jansen, kenapa mereka tidak membantah? Menurut Martin van Bruinessen sebabnya sederhana. Sebagian besar pakat Islam Belanda terlalu sibuk dengan berbagai penelitian dan membuat tulisan ilmiah. Sedangkan Hans Jansen yang bertahun-tahun hanya menulis karya-karya populer, oleh rekan-rekan sejawatnya tidak pernah benar-benar diperhitungkan. “Mereka semua lama tidak sadar, bahwa di kalangan media, Hans Jansen sungguh-sungguh dianggap tokoh serius”. [rnw]


8 komentar untuk “Islam bagi Babi, Monyet, Keledai…”
Silahkan para profesor dan doctor eropa beradu argumen tentang islam, karena itu bagus bagi manusia eropa, dengan begitu islam akan menjadi bahan diskusi, dipelajari dan dibandingkan.
walaupun ajaran Islam banyak yang melecehkan, dihina, difitnah, dll itu akan membuat masyarakat eropa penasaran dan bersimpati kemudian mempelajari islam.
Pelan dan pasti. ajaran islam akan berkembang pesat dieropa, karena sebenarnya masyarakat eropa membutuhkan agama baru yang lebih bisa memberi ketenangan dan bisa di analisa secara ilmiah maupun secara psikologis.
Oleh lukas mulyono pada Oct 5, 2008
Islam itu kebenaran yang hakiki yang bersifat universal. islam yang berkembang di eropa akan membawa perubahan besar bagi masarakat eropa dan bagi ajaran islam itu sendiri. islam di eropa kan tumbuh pesat beriringan dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Islam akan membawa pencerahan bagi ilmu pengetahuan yang bersifat semesta, misalnya : Tata surya, teori atom, teori big bang, black hole, ataupun di banyak bidang science lainya.
Islam semakin di musuhi justru akan semakin menarik untuk dipelajari dam menarik banyak orang eropa karena islam mampu menyeimbangkan antara Nafsu, Akal, dan Ruh(nurani). Artinya Islam kalau dijalankan dengan benar, akan memberi kedamaian Hati, Kepuasan Intelektual yang tak terbatas, dan ketenangan dalam menjalani hidup. Alhamdulillah.
Oleh lukas mulyono pada Oct 5, 2008
ISLAM AGAMA YG PENUH KEKERASAN. KITA PARA ORANG ISLAM HARUS SADAR DAN MENGERTI BAHWA AJARAN ISLAM ADALAH PERANG, KEKERASAN DAN PEMBUNUHAN. SATU2NYA AGAMA DI DUNIA YANG MENG HALALKAN PEMBUNUHAN SESAMA. SAYA SENDIRI BARU2 INI SADAR, SEMOGA SEBAGAI MANUSIA KITA DAPAT SADAR DAN MENGERTI SELAMA INI KITA SALAH MEMILIH JALAN DAN SALAH MENYEMBAH ALLAH YG KEJAM DAN KEJI, AL-QURAN ADALAH SBUAH BUKU YG DITULIS OLEH SESEORANG BERNAMA MUHAMMAD YANG SUKA BERPERANG DAN MEMBUNUH. PERCAYA ATAU TIDAK, ANDA SENDIRI YANG MENENTUKAN.SAYA TELAH MENJADI MURTADIN DAN MAKIN HARI SEMAKIN SADAR BAHWA ISLAM ADALAH AGAMA KEKERASAN. BUKAN SESUAI NAMANYA ISLAM=DAMAI
Oleh IQBAL pada Nov 21, 2008
Terbukti pemeluk nasrani masih lebih banyak dp pemeluk agama lainnya dlm peta penduduk dunia.
Merupakan tanda bhw pemeluk nasrani masih diminati & merupakan gambar dr pribadi TUHAN YESUS KRISTUS yg menganjurkan utk MEMULIAKAN TUHAN & MENOLONG SESAMA MANUSIA
Oleh ASSA pada Nov 22, 2008
“Tidak ada paksaan dalam beragama” (Al Baqarah))
Saya sangat sedih sekali dengan saudara Iqbal yang telah murtad, padahal Islam adalah agama yang paling toleran dalam arti saling menghormati terhadap perbedaan yang ada.
Oleh Abu Qolbi pada Nov 23, 2008
anda hrs tau….agama apapun…intinya..mengajarkan kebaikan…..jadi….agama itu tdk perlu di perdebatkan…….kita masuk suatu agama krn kita cocok…dgn agama itu….perdebatan antar agama tdk akan ada habisnya…krn….itu…behentilah……mari kita saling menghargai…..itulah jalan..perdamaian dalam beragama……itulah saran dr saya….
Oleh nyoo kwan yok pada Nov 27, 2008
Kalau Anda penganut agama bukan islam dan kemudian masuk agama islam maka anda akan sadar bahwa anda akan berubah menjadi pembenci umat non islam!, mengatakan non islam kafir, kebencian thd bangsa2 eropa, tidak toleran terhadap agama lain, menjadi teroris dll dll dll
Oleh Islam non sense pada Dec 21, 2008
klu saudara iqbal sdh puny rencana msk islam dgn mempelajari islam agr dpt mencelanya.. ya emang bgt. mask islam it panggilan hati hidayah dr sangkholik..dan emang berat.. islam it damai mau bukti! ya minoritas kristen atw agma yg lain di mayoritas islam ya tenang2 aj ndk ad konflik..coba klu islam minoritas pasti di bantai.dilecehkn..klu kristn ngatain umat yg lain lbh parah DOMBA YG TERSESAT cb alktb ko tdk ajari tutr kt yg baik.
Oleh m yahya munif pada Dec 29, 2008