Pasang iklan banner di O! News hanya Rp. 1.000 per klik
Cari Tahu Arti Nama Anda:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (belum ada)
Loading ... Loading ...

Tolak Matikan Laptop di Pesawat, Pria Dibekuk Polisi Anti Teror

Kirim ke Teman Anda Kirim ke Teman Anda 5 September 2008 – 8:58

Seorang penumpang pesawat Qantas di Australia terpaksa dibekuk aparat berwajib. Pasalnya, dia ngeyel tidak mau mematikan perangkat laptopnya saat pesawat yang ditumpanginya itu akan mendarat.

Saat mendarat di Sydney, personel anti teror Australian Federal Police (AFP) langsung membekuk orang itu saat pesawat baru saja tiba. Penumpang lainnya pun tidak boleh meninggalkan pesawat selama beberapa waktu.

Begitu berada di luar pesawat, pria itu langsung dikelilingi enam personel polisi AFP bersenjata. Dia lalu diinterogasi mengenai tindakannya yang tak mau mematikan laptop.

Juru bicara AFP memaparkan, pria usia 35 tahun itu menolak permintaan kapten pesawat untuk mematikan laptopnya saat akan mendarat. Padahal, laptop dan perangkat elektronik lainnya dianggap bisa mengganggu kontrol pesawat.

Menurut SMH, Jumat (5/9/2008), pria tersebut dibebaskan sementara menunggu bukti-bukti lanjutan. Adapun juru bicara Qantas membenarkan bahwa sang penumpang tidak mematuhi perintah dari kapten pesawat. [dtk]

Kirim Komentar

1 User Browsing This Page.
Users: 1 Guest